MARI SUPPORT ANAK-ANAK DIPELOSOK DESA UNTUK KEMBALI MENIMBA ILMU MELALUI PROGRAM ORANG TUA ASUH

Ada banyak harapan dan impian anak-anak dipelosok desa yang kami ingin wujudkan, salah satunya adalah anak-anak dipelosok desa tetap bisa bersekolah. Hingga saat ini masih ada ratusan anak yang putus sekolag . Sayangnya mereka belum berdaya mengubah kondisi yang mereka alami.

Kami memiliki beberapa anak asuh yang sangat ingin bersekolah namun terkendala faktor ekonomi

1.Adik Kadek Bihan Adi Jaya kini hanya tinggal bersama oraang tua, nenek dan bibiknya yang seorang penyandang disabilitas, ibunya bekerja buruh serabutan demi membantu perekonomian keluarga. Adik Bihan kini duduk di Bangku TK, dimana pakaian sekolah yang saat ini dipakai adalah pakaian bekas tetangganya yang masih layak, orang tuanya belum sanggup membelikan Adik Bihan baju baru.

 

2. Adik Komang Swadnyana tinggal bersama sang ayah dan Ibu, Ayahnya saat ini menderita penyakit jantung, dan sang ibu mengalami gangguan/sakit pada penglihatanya. Kondisi ekonomi seperti ini membuat Adik Komang sulit untuk melanjutkan sekolahnya. Komang adalah anak yang rajin dan pintar, ia berharap ingin melanjutkan sekolah agar kelak bisa mencapai cita citanya dan merubah kondisi ekonominya saat ini. Sang Ibu sangat mengharapkan ada dermawan yg berkenan membantu Biaya Pendidikan sang Anak setidaknya bisa melanjutkan sampai Tamat SMA.

 

3. Malang Nasib Adik Putu Mirani, 1 tahun yang lalu sang ayah sudah berpulang dan sang ibu sudah kembali ke rumah bajang. Bulan lalu kabar duka kembali dirasakan Adik Putu Mirani karena sang Nenek baru saja berpulang kehadapan Tuhan Yang Maha Esa. Kini yang tersisa hanya Adik Putu dan saudara laki lakinya yang masih berumur 4 tahun, serta Kakeknya yang sudah tua yang akan merawat Adik Putu Mirani dan saudaranya. Namun sang kakek sudah tak bisa berbuat apa karna kondisinya yang sudah tua dan keadaan ekonomi nya begitu sulit membuat kakek kebingungan dalam membesarkan ke 2 cucunya. Kakek sangat mengharapkan bantuan biaya sekolah untuk Adik Putu Mirani agar ia terus bisa bersekolah dan memenuhi keperluan serta kebutuhan sekolah nya dan bisa sedikit meringankan beban sang kakek.

 

4. Adik Arya tinggal bersama Ibu, Nenek dan Kakeknya. Ayah adik arya sudah berpulang beberapa bulan lalu karena sakit. Kini beliau hanya bertumpu pada Ibu, Nenek dan Kakekkya, ibunya hanyalah seorang karyawan biasa yang penghasilanya tidak lah seberapa. Sedangkan Nenek dan Kakeknya karena usianya yang sudah tua terkadang mereka mencari barang bekas di jalanan. Saat libur sekolah dan sepulang sekolah adik arya menyempatkan diri untuk membantu Kakek dan Nenek mencari barang bekas di jalana.

 

5.Komang Anggra Cahaya Pramudita adalah anak yang ini usianya 5 tahun 5 bulan , dia tinggal bersama oeang tua serta kedua kakaknya di Desa Sulanyah, Adik Anggra kini menjalani sekolah TK, ibunya bekerja sebagai buruh serabutan sedangkan sang ayah tidak bisa melihat, Adik Anggra memiliki 2 kakak laki-laki dimana kakak pertamanya mengalami sakit tumor otak, sedangkan kakak keduanya mengalami skoliosis.  Kini hanya sang ibu yang harus bekerja mengumpulkan pundi-pundi rezeki untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

 

6.Namanya Adik Gede Ari Suta Raditya tinggal di Dusun Sinalud,Desa Kayuputih kini dia duduk di Bangku SMP kelas 8, adik Suta tinggal bersama ayah,paman dan sepupunya, namun rumah yang mereka tempati hangus terbakar disaat mereka sembahyang tepatnya di Hari Raya Galungan. Tidak ada harta benda yang tersisa dibadan selain pakaian sembahyang yang dipakai oleh mereka. Selain itu Ayahnya pun mengalami sakit epilepsi dari tahun 2019. Adik Gede Ari Suta Raditya juga kadang tak membawa bekal kesekolah secara sang ayah sudah tak lagi bisa bekerja karena kondisi fisiknya yang lemah.

7.Adik I Gusti Angga Dipa Pratama adalah anak kurang mampu yang tinggal bersama orang tuanya, dulu Bapaknya bekerja merantau di Denpasar namun kini sudah kembali ke kampung akibat covid 2020 yang membuat Bapaknya diberhentikan dari pekerjaan. Kini ayahny bekerja sebagai buruh serabutan   sedangkan pekerjaan sang ibu sama dengan ayahnya, untuk kebutuhan sehari-hari saja keluarga ini harus berjuang keras apalagi untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya, kini Adik Angga telah duduk di bangku SMP, jarak rumah kesekolah sangatlah jauh, namun syukur ada salah satu temannya yang mau antar jemput Adik Angga sehingga ia bisa sekolah.

Support sahabat dibutuhkan untuk mendata anak-anak yang tidak sekolah dan membantu mereka dalam mewujudkan impian.

Mulai berikan kontribusi anda sekarang untuk mewujudkan mimpi anak-anak di pelosok desa untuk bisa menimba ilmu.Dengan dana 300 ribu- 500 ribu sahabat sudah bisa mewujudkan harapan mereka. Bagi sahabat yang berkenan membantu bisa datang langsung atau melalui rekening dibawah ini :

1.BCA Virtual Account
00364 0110085640
2. Bank BSI 7189113678
3. Bank Mandiri 145-00-1275584-5
4. Bank BRI 1730-01-000180-56-5
5. Bank BPD Bali 056 02 02 53381 0
6. Wallet Ovo/Dana/Gopay/flif/Linkaja
087765010383
Rekening diatas an. Buleleng Social Community

Untuk Konfirmasi TRF bisa melalui SMS/WA
087765010383/081337924855

Salam

Together We Can

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *